Seven Character

Minggu, 15 Januari 2012

Dialog Kakak dan adik.

Di hari minggu yang tidak cerah. Sang adik sedang asyik bermain game online kesayangan dikamarnya. Sang kakak tiba-tiba datang dan meminta laptop, ia ingin mendownload lagu.

"Mip, mau download..." kata sang kakak.
"Bentar, lagi ngurus toko," jawab sang adik.

Setelah selesai dengan kesibukan 'gemu'-nya, sang adik pun pergi makan dan sang kakak pun mulai asyik mendownload lagu-lagu baru.


Beberapa jam kemudian saat ia sudah selesai mendownload lagu baru, ia berkata.

"Mip, kalau nanti putus cinta dengerin lagu ini."
"Hee? Kayak gimana? Lagu ngegalau sendiri, ya?" tanya sang adik.
"Dengerin aja."

Dan lagu pun diputar dari ponsel si kakak. Lagu 'Pedih' dari 'Last Child'.

"Ini lagu pas ada yang galau, sama temennya di hibur," jelas si kakak.
"Hoo... bagus dong?" tanya sang adik.
"Tapi kalau di lagu ini, ceritanya yang galau cewek, terus dihibur sama temennya yang cowok. 'jadiin pelajaran, cowok masih banyak'" mengibaratkan diri sebagai cowok dalam lagu last child tersebut.
"'salah satunya gue', gitu?" tanya sang adik, menanggapi kata-kata 'perumpamaan' dari sang kakak.
"Terus abis gitu ditolak lagi juga." Balas si kakak.

Hahahahaha....
Dan kakak beradik itu pun tertawa bersamaan, entah apa yang lucu di pikiran mereka. Seakan mengerti satu sama lain.



Pelajaran yang bisa diambil dari percakapan sang kakak dan adik di atas, juga lagu ini antara lain.
1. Saat ada teman yang galau, hiburlah ia.
2. Galau berlama-lama dapat membuat gangguan jiwa ringan sampai berat, maka sudahi galau anda secepat mungkin.
3. Kita harus dewasa untuk menjalani hidup. Tidak semua hal yang kita inginkan bisa kita capai.
4. Saudara, meski jarang berbicara, bisa mengerti isi hati satu sama lain. (yah, setidaknya untuk beberapa hal... meski selebihnya belum tentu)
5. Kalau punya gebetan lagi galau karena putus sama pacarnya, deketin. Siapa tau bisa kita dapetin. (yang ini kacau, ga usah dipikirin serius)



Oke, kita sudahi saja obrolan tidak jelasnya.
Setelah ini saya akan mempost lagu Last Child berjudul pedih.
Semoga bisa cukup menghibur teman-teman pembaca, hehe...


Video :


Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan

Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi…

Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu…



Semoga bisa menjadi inspirasi.
Hehe...



Sumber :
Lirikbaru.com
Youtube.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar