Penampakkan laptop

(Ini memang gambar model laptop yang saya gunakan, tapi bukan gambar asli laptop saya alias hasil googling)
Akhirnya suatu ide brilieur muncul (saya pikir emang ngga brilian sih. Dan karena terkesan agak ngaco, jadi saya sebut ini brilieur).
Kita mulai dahulu dari cerita komputer lama saya yang sudah rusak. Dulu di rumah ada komputer yang biasa saya gunakan untuk main game. Komputer jaman dahulu banget. Ram 128 kapasitas harddisk ga sampai 50 giga (kayaknya) dan VGA on board. jadi... wajar lah kalau rusak dipake main game online jaman sekarang yang hobi-nya ngerodi vga sama ram. Beberapa waktu sebelum komputer tersebut rusak, kakak pertama (udah kayak pilem silat cina jaman dulu aja, kakak pertama) membelikan monitor baru. Monitor LED yang ceritanya dibeli biar mata saya yang tiap hari dipaksa melototin layar ini bisa lebih tenang dan santai waktu main (meski sama aja silaunya bikin mata pedih).
(lagi-lagi gambarnya hasil gugling, gan)

Beberapa waktu kemudian, entah bulan, entah minggu, yang pasti ngga hitungan hari banget, komputer saya akhirnya tutup usia. Bener-bener tutup usia. Jadi satu-satunya jalan supaya saya bisa pakai komputer lagi adalah... beli baru. Tapi untungnya karena sudah ada monitor baru yang dianggap cukup up to date (saat itu), perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk mendatangkan komputer baru bisa dikurangi. Meski begitu dana yang tersedia tetap sangat terbatas, akhirnya mulailah terjadi bajak membajak laptop. Rebutan pemakaian dengan sang pemilik laptop. Apa boleh buat, dulu saya main game online ga boleh sampai kelewat. Udah kayak kehidupan utama aja, kehidupan nyata dinomorduakan. Setelah sekian lama kegiatan rebutan laptop berlangssung dan akhirnya kakak ketiga, sang pemilik laptop telah lulus kuliah. Ia pun kini sudah bekerja dan akhirnya merelakan laptopnya saya bajak tiap hari dan membeli laptop baru. Kini nasip laptop tersebut sepenuhnya ada di tangan saya (maksudnya kalo rusak, pasti penyebabnya saya). Dan sejak saat itulah, ditambah satu tahun beberapa bulan, muncul ide untuk menggunakan laptop yang ada sebagai murni CPU (Central processing unit), bukan sebagai laptop pada umumnya. Saya pun mulai beraksi dengan membeli keyboard baru dan membersihkan monitor lama saya tadi. Singkat cerita keisengan pun terjadi dan...

Begitulah penampakkan laptop saya sekarang. Monitornya mati dan diganti monitor lama. Dampak positifnya sekarang kalo nonton anime rasanya lebih puas. Dampak negatifnya tentu semakin banyak memakan daya listrik dan kabel pabaliut (semrawut) dimana-mana.
Yah, sekian curhatan tidak jelas dari saya kali ini.
Pesan saya, jika punya ide kreatif, selama kita siap menerima konsekuensi jika terjadi kegagalan atau kesalahan, lakukan saja.
Semoga bisa memberi inspirasi.
Terima Kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar